Resume Bab 11 Sejarah, Pengertian, Manfaat, Prinsip dan Penggolongan Modal Ventura

A. Sejarah Modal Ventura
Awal modal ventura muncul di Indonesia diawali dengan berdirinya PT. Bahana Pembinaan Usaha Indonesia , yang berlandaskan pada PP Nomor 18 Tahun 1973 mengenai Penyertaan Modal Negara untuk membangun perusahaan perseroan yang bergerak dibidang penyertaan modal yang berfungsi untuk membiayai perkembangan usaha.

Selanjutnya,agar perkembangan industri modal ini semakin luas dan dikenal banyak pebisnis maka pemerintah menetapkan Keppres No.61 Tahun 1988 mengenai Lembaga Pembiayaan. Tidak sampai disitu, didirikan pula PT. Bahana Artha Ventura yang bertujuan agar BPUI dapat berfokus memberikan modal bagi usaha kecil.

B. Pengertian Modal Ventura
Modal ventura atau yang biasa disebut juga dengan venture capital adalah salah satu jenis investasi yang pembiayaannya berupa penyertaan modal ke dalam suatu perusahaan swasta dalam jangka waktu tertentu.

C. Manfaat Modal Ventura
1. Meningkatkan kegiatan dan potensi usaha
Perusahaan menjadikan investor bukan sebagai penggalang dana saja namun juga sebagai partnernya. Investor akan menjadi rekan bisnis yang membantu dalam banyak hal seperti pengembangan ide, inovasi atau hal-hal yang membuat bisnis berkembang lebih besar lagi.
2. Pemasaran Produk lebih efisien
Perusahaan rintisan atau UMKM biasanya memiliki pemasaran yang belum maksimal karena adanya keterbatasan dana. Dengan adanya venture capital, kredibilitas perusahaan akan meningkat dan perusahaan akan memperoleh citra yang lebih baik sehingga akan berdampak pada pemasaran produk atau jasa yang lebih maksimal.
3. Kepercayaan Dari Bank
Perusahaan rintisan atau yang baru awal berdiri akan sulit mendapatkan kepercayaan dari bank karena masih belum memiliki manajemen yang efektif dan stabil.
4. Likuiditas Meningkat
Modal yang diberikan tidak membuat perusahaan harus membayar bunga dan angsuran hutang. Hal ini akan membuat modal bertambah dan bisa digunakan secara langsung sehingga likuiditas perusahaan tersebut akan meningkat. 
5. Rentabilitas membaik
Perusahaan yang mendapatkan bantuan tidak hanya dibantu secara dana saja namun dibantu secara sisi manajemen. Oleh sebab itu perusahaan bisa meminimalisir biaya produk dan pemasaran sehingga perusahaan bisa meningkatkan rentabilitas.